NUBUTUKAN – Panitia peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, tahun 2026 menggelar rapat pemantapan guna memastikan kesiapan seluruh rangkaian perlombaan. Hasil rapat menetapkan sejumlah cabang lomba, dewan juri, hingga mekanisme pelaksanaan kegiatan.
Ketua panitia, sekaligus Ketua Forum Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Nubatukan (FK3S), Hyasintus Beleleng Sayang, melalui sekretaris FK3S, Atanasius Duli Amuntoda, kepada media ini, Sabtu (11/4/2026), menyampaikan, lomba akan melibatkan siswa dari berbagai jenjang sekolah dasar dengan beragam kategori.
Untuk Kelas I, lomba yang dipertandingkan adalah membaca dengan materi 10 teks bacaan yang disiapkan sesuai petunjuk teknis (juknis) dari kabupaten.
Dewan juri terdiri dari Benediktus Neli sebagai ketua, didampingi Seta Ruing dan Maria Siba sebagai anggota.
Sementara itu, untuk Kelas II, lomba mendikte akan dilaksanakan dengan mengacu pada juknis kabupaten.
Dewan juri diketuai Rosa Dalima Siba, S.Pd, bersama Kristina Indah dan Antonius Sesa Lolan, S.Pd sebagai anggota.
Pada Kelas III, peserta akan mengikuti lomba menulis indah. Dewan juri terdiri dari Veronika Ose, S.Pd.SD sebagai ketua, serta Angela Lein, S.Pd dan Siprianus Amator sebagai anggota.
Untuk Kelas IV, lomba yang digelar adalah tutur cerita rakyat. Penilaian meliputi penguasaan cerita, teknik bercerita, ekspresi dan penghayatan, penampilan dan kreativitas, serta kesesuaian materi dengan budaya lokal Lembata. Waktu penampilan ditetapkan selama 5 hingga 10 menit.
Selain itu, untuk Kelas IV dan V akan dilaksanakan lomba cerdas cermat mata pelajaran Matematika dan IPAS.
Dewan juri dipimpin Huberus Aloysius Sait, S.Pd.SD sebagai kuismaster, didampingi sejumlah anggota yang bertugas sebagai kuismaster, timer, scorer, dan pengamat.
Mekanisme lomba cerdas cermat diawali dengan babak penyisihan menggunakan soal berbasis Google Form untuk menjaring lima peserta terbaik.
Pada babak final, soal terdiri dari lima pertanyaan Matematika, tiga IPAS, dan dua IPS. Dari hasil tersebut, akan dipilih tiga peserta terbaik berdasarkan penilaian dewan juri untuk mewakili ke tingkat kabupaten.
Selain lomba akademik, panitia juga menggelar lomba tarian yang dinilai oleh dewan juri yang diketuai Hendrikus Dawan Ola, S.Pd bersama Hendrik Devan dan Yohana Tania Witin sebagai anggota.
Seluruh rangkaian kegiatan Hardiknas tingkat Kecamatan Nubatukan tahun 2026 akan dipusatkan di SDI 1 Waikomo.
Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang pengembangan bakat dan kreativitas siswa sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya lokal di kalangan generasi muda. (adabnewsteam).
Berita Terkait
Menjemput Harapan ke Pelosok Lembata; Reportase Kegiatan Skrining Katarak RS Bukit Lewoleba
KPOTI NTT Tegaskan Legalitas Organisasi, KPOTI Kota Kupang Fokus Jaga Identitas Budaya
Koperasi Merah Putih Untuk Dukung Kemajuan UMKM Desa Meluwiting
Anak Kampung ke UGM
Waspada Bencana Hidrometrologi! NTT Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem 8–14 Desember 2025
JALAN DERITA ITALIA MASIH TERLALU PANJANG
Anggota DPRD Lembata Soroti Proses Pemecatan ASN, Minta Pemerintah Daerah Transparan dan Taat Prosedur
Konsultasi Publik Renkon Kekeringan Lembata 2026–2028 Digelar, Libatkan BNPB hingga WFP
Menghidupkan Kembali Kearifan Lokal Perlindungan Anak: Ikhtiar Plan Indonesia Bersama Tokoh Adat Lembata
Paduan Suara ASN Flores Timur: Oase Baru Dalam Tubuh Birokrasi