Plan Indonesia Dorong Kaum Muda Lembata Kembangkan Budidaya Semangka untuk Perkuat Ekonomi Desa

photo author
- Rabu, 25 Februari 2026
Plan Indonesia Dorong Kaum Muda Lembata Kembangkan Budidaya Semangka untuk Perkuat Ekonomi Desa
Para pemuda belajar budidaya semangka di desa Hadakewa
Dapatkan full source code Asli

Lembata, 25 Februari 2026 – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menggelar kegiatan belajar bersama budidaya semangka bagi kaum muda di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan generasi muda agar mampu mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.

Kaum muda memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi desa. Namun, keterbatasan akses terhadap pengetahuan, keterampilan teknis, serta peluang usaha yang terstruktur masih menjadi tantangan utama. Melalui sektor hortikultura, khususnya budidaya semangka, Plan Indonesia mendorong kaum muda untuk melihat pertanian sebagai peluang usaha yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

“Permintaan semangka di Lembata terus meningkat dan saat ini sudah menjadi kebutuhan rutin untuk dapur MBG (Makan Bergizi Gratis), Namun kaum muda belum melihat momentum ini sebagai peluang besar untuk mulai bertani,” ujar Klemens Kewa Ama, Kepala Desa Hadakewa. Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang nyata bagi pengembangan usaha budidaya semangka yang dapat dikelola langsung oleh kaum muda desa dengan pasar yang relatif stabil dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada potensi pasar semangka yang tengah berkembang di kawasan kebun Desa Hadakewa. Mereka mengikuti proses pembelajaran dan pengamatan satu siklus produksi semangka di kebun milik Klemens Kewa Ama, yang berlangsung selama 60 hari sejak tanam hingga panen. Pendekatan ini dirancang agar peserta memahami secara utuh tahapan budidaya, mulai dari persiapan lahan, perawatan, hingga strategi panen.

Selain aspek teknis, peserta juga mendapatkan pemahaman awal mengenai analisis peluang usaha, potensi keuntungan, serta pentingnya komitmen dalam menjalankan siklus budidaya secara konsisten dan berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan penyuluh pertanian dan pemerintah desa guna memperkuat dukungan teknis dan kelembagaan di tingkat lokal.

“Kami ingin kaum muda melihat pertanian sebagai peluang usaha yang nyata dan relevan dengan kebutuhan pasar lokal. Melalui kegiatan ini, kami mendorong mereka membangun komitmen sejak awal untuk mengelola usaha secara berkelanjutan,” ujar Kornelis Sabon Ola, OIC Manager Program Implementation Area Lembata Plan Indonesia.

Sebanyak 20 kaum muda dari lima desa mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan dari pemerintah desa dan penyuluh pertanian setempat. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara generasi muda dan para pemangku kepentingan di tingkat desa.

Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 09.00–15.30 WITA di Desa Hadakewa, Kabupaten Lembata, dengan rangkaian pembelajaran yang berlangsung di area kebun dan kawasan pantai wisata setempat.

Melalui inisiatif ini, Plan Indonesia berharap semakin banyak kaum muda desa terlibat dalam usaha pertanian produktif, mampu menciptakan sumber penghasilan mandiri, serta berkontribusi nyata dalam penguatan ekonomi desa di Kabupaten Lembata. (Adabnewsteam). 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berikan Komentar

info Silakan tulis komentar dengan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Dapatkan Full Source Code - CMS DATAGOE