Dalam sambang tersebut, Usman mengajak warga agar tidak mudah percaya terhadap berita atau pun informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia pun meminta masyarakat untuk berperan bersama menciptakan situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing dan tetap menjaga silaturahmi serta tolerasi antar umat beragama.
Kapolsek Batui Iptu Andriansyah Arthadana, mengungkapkan, perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat selain membawa dampak positif, juga membawa dampak negatif.
“Salah satu dampak negatif yang cukup meresahkan adalah munculnya informasi palsu atau lebih dikenal dikenal dengan istilah hoax,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Andriansyah mengajak masyarakat, untuk bijak dalam menanggapi setiap informasi atau pun berita yang beredar dengan mengecek dulu kebenarannya sebelum disampaikan kepada orang lain atau saring sebelum sharing.
“Diperlukan kecerdasan dan kedewasaan berpikir dalam membagikan suatu informasi atau berita. Kami harap masyarakat tidak mudah mempercayai postingan-postingan di media sosial maupun pemberitaan ketika sumber berita bukan berasal dari lembaga atau instansi yang berwenang,” imbaunya
Berita Terkait
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Bisnis Perempuan Nelayan dan Kelembagaan Desa, Jadi Ruang Diskusi Kritis
Kasie Intel Kejari Lembata Rizal Hidayat Pindah Tugas ke Kejari Bima
Isu Penculikan Anak, Bhabinkamtibmas Polsek Luwuk Berikan Pesan Kamtibmas
Walhi Sulteng Tegas Minta Penghentian Aktivitas GNI Menyusul Bentrok TKA dan TKI
TARIAN ADAT ORANG LEWUHALA DIAMBANG DEGRADASI NILAI?
PADMA Indonesia Apresiasi Polda NTT Tindak Tegas Mafia Penyelundupan Manusia ke Australia
Soal Bola, Argentina Seolah Cinta Pertama bagi Orang Luwuk
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lembata Tegaskan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat
Tarif Angkutan Ekspedisi Disepakati, Operasional Penyeberangan di Lembata Kembali Normal
Monev Program Pemberdayaan Masyarakat JOB Tomori