Lembata — DUKA mendalam menyelimuti Romaldus Puhun, warga Desa Loang, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata. Harapan keluarga seakan runtuh setelah menerima kabar mertuanya, Wilhelmus Wai Lein, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Semenanjung Malaysia.
Wilhelmus Wai Lein diketahui merantau ke Malaysia untuk mencari nafkah demi menghidupi keluarganya. Namun nasib tragis menimpanya setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan oknum pelaku yang tidak bertanggung jawab.
Dalam pesan yang disampaikan kepada media ini, Rabu (14/1/2026), Romaldus Puhun memohon bantuan berbagai pihak untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Ia menyebutkan, Wilhelmus meninggalkan seorang istri yang telah mendampinginya selama kurang lebih 50 tahun, serta dua orang anak putri yang masih sangat kecil. Salah satu anak berusia 3 tahun, sementara satu lainnya masih dalam kandungan dengan usia kehamilan sekitar 3 bulan.
“Kami baru menerima berita duka bahwa bapa mertua saya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Malaysia. Kami mohon bantuan forum dan semua pihak untuk mengusut kasus ini, karena pelaku hingga kini tidak bertanggung jawab,” tulis Romaldus dalam pesannya.
Ia mengaku tak tau kepada siapa ia harus mengadu, namun ia berharap pengusutan hukum terhadap pelaku yang menyebabkan Mertuanya itu tewas.
"keluarga juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Indonesia, khususnya melalui perwakilan di Malaysia, untuk memfasilitasi proses hukum serta pemulangan jenazah almarhum ke kampung halaman di Kabupaten Lembata," kata Romaldus.
Keluarga besar almarhum berharap kasus ini tidak berlalu begitu saja dan mendapatkan keadilan, sekaligus menjadi perhatian serius pemerintah terhadap keselamatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. (adabnewsteam).




Berita Terkait
PADMA Indonesia Apresiasi Polda NTT Tindak Tegas Mafia Penyelundupan Manusia ke Australia
Siswa SMA di Lembata Ditemukan Tergantung Di Pohon, Keluarga Sempat Dapati Korban Masih Bernapas
Keluarga Duga Ada Kejanggalan di Balik Kematian Kades Laranwutun, Polikarpus Demon