Ratusan kilogram daging sapi kemasan tidak dilengkapi dokumen karantina terjaring razia di Pelabuhan Rakyat Luwuk yang dilakukan Balai Karantina Pertanian Kelas II Palu wilayah kerja Luwuk bersama Subsektor KP3 Polsek Luwuk, Selasa (4/4/2023).
Kasubsektor KPPP Polsek Luwuk IPDA Suparman menjelaskan bahwa daging tersebut ditemukan dalam sebuah angkutan Kapal Laut KM. Sumber Raya yang baru datang dari Kabupaten Sanana Provinsi Maluku.
“Kami temukan ratusan kilogram daging sapi dalam kemasan 10 kotak Styrofoam diatas kapal KM. Sumber Raya tujuan Sanana – Luwuk,’ ujarnya.
Daging sapi tanpa dokumen tersebut masuk ke Luwuk diduga melanggar Undang-undang Nomor 21 tahun 2019, tentang karantina ikan, hewan dan tumbuhan.
“Karena tidak dilengkapi dokumen karantina hewan dari karantina asal, maka dilakukan penahanan oleh tim Balai Karantina Pertanian Kelas II Palu Wilayah Kerja Luwuk yang beralamatkan di Desa Bubung Kecamatan Luwuk Selatan,” sebut IPDA Suparman.
“Kepada pemilik daging inisial DI warga Desa Tontuan Kecamatan Luwuk diberikan waktu tiga hari untuk mengurus ijin daging. Apabila dalam waktu yang diberikan tidak bisa melengkapi dokumen, maka akan dimusnahkan oleh pihak karantina,” sambungnya.
Pengungkapan ini, menurut Kasubsektor KPPP Polsek Luwuk berkat sinergi bersama dan kerja sama yang begitu jeli memeriksa muatan dari Kapal laut angkutan luar daerah.
Berita Terkait
Balap Liar Malam Mingguan Di Poros Tangkian
Polisi Umbu Menghidupkan Lahan Tidur dan Harapan Petani Lahan Kering di Waikomo
Lagi, Polres Lembata Gulung Kasus Repacking Beras, Pelaku Terancam Lima Tahun Penjara
Kelabui Polisi, Penjual Miras Asal Balantak Pura-pura Jadi Penjual Ikan
Patroli Subuh, Polsek Bunta Amankan Motor Pakai Knalpot Racing
Polres Lembata Ungkap 10 Kasus Pencurian Paling Meresahkan, Mayoritas Pelaku Masih Remaja
Satu Dekade Mobil Dump Truck Tak Kunjung Tiba, Kapolsek Buyasuri Dipidana
Polres Lembata Bagi Takjil Gratis untuk Warga Lewoleba Selama Ramadan
Polres Banggai Tanggapi Berita Hilangnya Babuk Milik Mantan Napi Narkoba
Tabrakan Maut di Toili Barat Renggut Nyawa Pemotor