Kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat tidak perlu diragukan lagi. Hal tersebut terlihat dari kegiatan pasar murah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai, melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Selasa (31/1/23).
Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Pemkab dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai itu, dilaksanakan di ruas jalan Sutoyo eks pasar malam, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk.
Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, menerangkan bahwa pelaksanaan pasar murah bertujuan supaya masyarakat dapat memperoleh bahan makanan dan kebutuhan dapur dengan harga yang relatif rendah dibandingkan tempat lain.
"Dengan adanya pasar murah ini, semoga Masyarakat Kabupaten Banggai dapat menjangkau kebutuhan bahan makanan sehari-hari," jelas beliau.
Pasar murah, lanjut dia, dimaksudkan untuk menghindarkan bahan makanan pokok, seperti beras, sayur-sayuran, buah-buahan dan lauk-pauk dari kelangkaan, sehingga tidak terjadi kenaikan harga.
"Jika kenaikan harga tidak terjadi, maka kenaikan inflasi dapat teratasi," sambung orang nomor satu di Banggai itu.
Bupati Banggai kemudian menyebutkan bahwa pelaksanaan pasar murah akan dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia sebagai salah satu upaya Pemkab dalam mengendalikan inflasi.
Di akhir pidatonya, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO memberikan apresiasi kepada Kejari Banggai atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banggai, R. Wisnu Bagus Wicaksono, S.H, M.Hum di kesempatan yang sama turut memberikan sambutan. Ia mengatakan, mereka akan senantiasa mendukung kebijakan dan program Pemkab Banggai.
"Kami telah berdiskusi dengan Dinas Ketapang mengenai tritmen apa yang sesuai untuk mengendalikan inflasi, dan kira-kira apa bantuan yang dapat kami berikan," ujar dia.
Indrawati (62), warga Kelurahan Kompo, Kecamatan Luwuk Selatan mengaku terbantu dengan dilaksanakannya pasar murah.
"Depe barang murah-murah baru lengkap, terutama yang torang butuh skali di dapur, macam gula den minyak goreng," ungkapnya kepada Tim Liputan DKISP usai membeli beberapa keperluan dapur.
Selain pasar murah, pada venue yang sama, terlaksana pula sosialisasi program dari Kejaksaan Agung bertajuk "Om Jak Menjawab!" dan pelayanan paspor simpatik oleh Kantor Imigrasi Banggai.
Hadir pada kegiatan itu, Kepala Dinas Ketapang, Drs. H. Alfian Djibran, MM, MH beserta jajaran, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah serta Kepala Kantor Imigrasi Banggai, Wijaya Adibrata.
Selain disuguhkan berbagai macam pilihan bahan makanan, ratusan warga yang hadir juga dimanjakan dengan lantunan musik yang dibawakan Hersal Band.
Berita Terkait
Fakta! Dampak Teknologi Sekarang Ini Dapat Mempengaruhi Kehidupan dan Interaksi Manusia di Era Digitalisasi
Mediasi Berlanjut, Nasabah Tidak Akui Dokumen Kredit Tindis Yang Ditunjuk Bank NTT
Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan
Berburu Sinyal Di Pelosok Atadei Demi TKA
Lepas Dokter Anang, Bupati Amirudin Tunjuk Nurdjalal Sebagai Plt Kadis P2kb-p3a
Bupati Lembata Surati Gubernur NTT Fasilitasi ASDP Pasca Benturan Kapal di Pelabuhan Waijarang
Di Antara Aroma Buku dan Riuh Festival, Nusa Indah Hadirkan Napas Literasi di Lembata
SLB Negeri Lewoleba, Sekolah Berbasis Android Perdana Luluskan 15 Siswa
Diseminasi Hasil Survei HIV/AIDS di Lembata Tegaskan Pentingnya Penguatan Edukasi Pencegahan Sejak Dini
Pungut Sampah di SGB Bungsu, Trash Hero Lembata Gandeng Alumni St. Pius 1995 Edukasi Warga