Mubazir 11 Tahun, Kades Todanara Dorong Pemanfaatan Kawasan Wisata Ililolon Beach dan Bopor

photo author
- Sabtu, 14 Maret 2026
Mubazir 11 Tahun, Kades Todanara Dorong Pemanfaatan Kawasan Wisata Ililolon Beach dan Bopor
Pemerintah desa berharap kawasan Ililolon Beach dan Bopor dapat segera diaktifkan sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Lembata
Dapatkan full source code Asli

Lewoleba – PEMERINTAH Desa Todanara, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur,  kembali mendorong pemanfaatan kawasan wisata pesisir yang mubazir sejak dibangun Pemda Lembata sejak tahun 2015.

Kepala Desa Todanara, Fransiskus Boli kepada media ini, Sabtu (14/3/2026) menyebutkan, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam, terutama karena keberadaan hutan mangrove dan fenomena alam terdamparnya ikan paus di wilayah Bopor.

Menurutnya, rencana pengembangan kawasan tersebut telah dituangkan dalam master plan pengelolaan kawasan wisata yang disusun pada masa kepemimpinan almarhum Kepala Dinas Pariwisata, Alex Making.

“Dalam master plan itu, Pemda merencanakan pengembangan kawasan wisata Ililolon Beach hingga lokasi ikan paus Wewabelen,” ungkap Kepala Desa Todanara.

Ia menjelaskan, wilayah pesisir Todanara memiliki daya tarik alam yang unik. Selain hutan mangrove yang masih alami, kawasan Bopor dikenal masyarakat sebagai tempat yang menyerupai “palungan laut”, lokasi di mana ikan paus kadang terdampar.

Fenomena tersebut disebut terjadi secara berkala.

“Sekitar setiap sepuluh tahun sekali, biasanya ada ikan paus yang terdampar di Bopor,” jelasnya.

Potensi alam ini dinilai dapat menjadi daya tarik wisata jika dikelola dengan baik.

Infrastruktur Sudah Dibangun

Dalam master plan tersebut, pemerintah daerah sebenarnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk pembangunan kawasan wisata. Dana itu digunakan untuk membangun beberapa fasilitas penunjang di lokasi.

“Terdapat tiga bangunan serta fasilitas MCK yang sudah dibangun,” katanya.

Namun sayangnya, sejak pembangunan selesai dilakukan, fasilitas tersebut belum pernah difungsikan secara maksimal hingga saat ini.

Bangunan yang seharusnya menjadi penunjang kegiatan wisata masih belum dimanfaatkan secara optimal.

Usulan Belum Ditanggapi

Pemerintah Desa Todanara mengaku telah berulang kali mengusulkan pemanfaatan kawasan tersebut dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam).

Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapatkan tanggapan dari pemerintah daerah, khususnya dinas pariwisata.

“Setiap Musrenbangcam kami selalu mengusulkan agar kawasan itu dimanfaatkan, tetapi sampai sekarang belum pernah ditanggapi oleh pemerintah daerah melalui dinas pariwisata,” ungkapnya.

Pemerintah desa berharap kawasan Ililolon Beach dan Bopor dapat segera diaktifkan sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Lembata.

Selain membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir, pengelolaan kawasan tersebut juga dinilai penting untuk memperkenalkan potensi alam Todanara yang unik kepada wisatawan. (adabnewsteam).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berikan Komentar

info Silakan tulis komentar dengan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.

Berita Terkait

Terkini

X
Dapatkan Full Source Code - CMS DATAGOE