Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, M.M. mengikuti Rapat Koordinasi Kementerian Dalam Negeri tentang Pencabutan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Wakil menteri dalam Negeri John Wempi Watipo yang dilaksanakan secara Zoom Meeting, di Ruang Rapat Pesagi, Senin (02/01/2023).untuk seluruh daerah di Indonesia melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin (02/01/2023).
Rapat Koordinasi tersebut dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, dan diikuti juga oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin dan Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso serta para Gubernur/Bupati/Walikota se-Indonesia.
Dalam arahannya, Wakil Menteri Dalam Negeri RI John Wempi Wetipo menjelaskan, bahwa Sebelumnya, Kepala Negara telah mengumumkan pencabutan PPKM dan tidak adanya pembatasan kerumunan dan pergerakan masyarakat.
"Pencabutan ini didasarkan pada hasil kajian yang dilakukan selama lebih dari 10 bulan serta dengan memperhatikan situasi pandemi Covid-19 di tanah air yang terkendali," jelasnya.
Ia mengatakan, pencabutan Level PPKM bukan berarti bahwa pandemi Covid-19 telah berakhir, sebab yang berhak mengumumkan bahwa pandemi Covid-19 sudah tidak ada adalah kewenangan WHO.
Olehnya itu kata Wamendagri, Satuan Tugas (Satgas) yang terbentuk masih tetap ada untuk dapat memantau perkembangan Covid-19 di Indonesia.
Sementara itu menurut Luhut Binsar Pandjaitan dalam paparannya menyebutkan, bahwa penghentian kebijakan PPKM ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan diantaranya situasi pandemi Covid-19 yang sudah terkendali, tingkat imunitas yang tinggi di masyarakat dan pemulihan ekonomi yang berjalan cepat.
Meski beegitu kata Luhut, kita harus tetap waspada karena pandemi belum sepenuhnya berakhir. Monitoring terhadap kasus baru harus tetap dilaksanakan dan vaksinasi booster harus tetap didorong. Peran masyarakat juga harus terus didorong untuk tetap menjaga penerapat protokoler kesehatan.
Turut hadir Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M, Wakalopres Banggai Kompol Margiyanta S.H., M.H, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ir. Abdullah, M.Si, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Ir. Ferlyn Monggesang, M.Si. dan beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Banggai terkait.
Berita Terkait
PLN UIP Nusra Ambil Bagian Strategis dalam Penandatanganan MoU KR-BNN
Mubazir 11 Tahun, Kades Todanara Dorong Pemanfaatan Kawasan Wisata Ililolon Beach dan Bopor
Monev Program Pemberdayaan Masyarakat JOB Tomori
Muscab IPeKB Kabupaten Banggai Ke-3
Forum Peduli Persebata Laporkan Pengumpulan Donasi, Total Terkumpul Rp25,9 Juta
Hilang Sehari, Nelayan Balauring Ditemukan Selamat Terdampar di Pantai Tobotani
Bupati Banggai Tandatangani PKS Pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan BSSN RI
Kolaborasi KR-BNN: PLN UIP Nusra Komitmen Wujudkan Integrasi Energi Hijau di Bali, NTB, dan NTT
Polres Banggai Gelar Konfrensi Pers Akhir Tahun 2022
Ete A Po Pori: Ketika Enam Suku Memohon Restu Alam untuk Muro di Todanara