Labuan Bajo, 29 Januari 2026 - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengambil bagian strategis dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Regional Bali-Nusa Tenggara Barat–Nusa Tenggara Timur (KR-BNN) yang digelar di kawasan ITDC Golo Mori, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 28 Januari 2026.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi momen penting penguatan kolaborasi lintas provinsi di kawasan Sunda Kecil untuk mendorong pembangunan terintegrasi dan berkelanjutan.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menjelaskan para gubernur dari Bali, NTB, dan NTT telah menyepakati lima sektor prioritas yang menjadi fokus utama dalam kerja sama regional tersebut.
"Kelima sektor itu meliputi perhubungan, pariwisata, energi, perdagangan, serta integrasi perencanaan pembangunan. Seluruh sektor ini akan saling bersinergi untuk mendorong kemajuan tiga provinsi," ujar Melki Laka Lena.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta baik dari dalam maupun luar negeri, agar kerja sama regional ini dapat berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Dari sisi energi, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa sinergi dan konektivitas antardaerah menjadi elemen kunci dalam mendukung pengembangan sektor-sektor potensial di kawasan Bali-NTB-NTT.
"Konektivitas menjadi salah satu faktor dalam komitmen kerja sama lima sektor potensial ini, khususnya di sektor energi," ungkap Iqbal.
Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan bahwa sektor pariwisata merupakan kekuatan utama sekaligus penggerak perekonomian daerah yang perlu dikembangkan melalui kolaborasi lintas provinsi.
"Kami bersama Gubernur NTB dan NTT bersepakat bahwa pengembangan sektor pariwisata maupun sektor lainnya harus dilakukan secara bersama-sama. Salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut adalah pengembangan paket wisata bahari yang menghubungkan Bali, NTB, hingga NTT," jelas Koster.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyatakan bahwa kerja sama regional KR-BNN sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung pembangunan kawasan Bali-Nusa Tenggara sebagai destinasi pariwisata unggulan berbasis energi bersih dan berkelanjutan.
"PLN memandang kerja sama tiga provinsi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui pemanfaatan EBT seperti panas bumi, tenaga surya, dan tenaga air, kami berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, rendah emisi, dan mendukung pengembangan pariwisata hijau," ujar Rizki.
Sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) "Hijau" 2025, komitmen tersebut diwujudkan melalui progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, PLTP Atadei, dan PLTP Mataloko sebagai bagian dari penguatan bauran energi bersih di wilayah Bali-Nusa Tenggara.
Ke depan, PT PLN (Persero) UIP Nusra juga merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Rote, Pulau Sumba, dan Pulau Alor, serta terus melakukan pemetaan potensi EBT lainnya sebagai langkah nyata mendukung swasembada energi dan pengembangan pariwisata hijau yang berkelanjutan di kawasan Bali-Nusa Tenggara.(adabnewsteam).
Berita Terkait
Hari Menanam Pohon Indonesia, PLN Grup NTB Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pesisir Lombok Timur
PLN dan Pemprov NTT Gelar Audiensi, Perkuat Sinergi Transisi Energi di NTT
Sepanjang 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia
Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
PLN Terus Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan, Penopang Pemulihan Kelistrikan Aceh
Dorong Energi Bersih, PLN UIP Nusra Fasilitasi SMK Aloisius Ruteng Konversi Motor Dinas Pemda Manggarai Jadi Kendaraan Listrik
PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala
Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih
PLN Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Lokal, Program Ternak di Desa Wewo Sekitar Pengembangan PLTP Ulumbu Berdampak Positif
PLN Tanam 30.000 Pohon, Perkuat Rehabilitasi DAS Manni di Sumbawa