Kupang, 30 Januari 2026 - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3 terus memperkuat peran sosial perusahaan dalam membangun ketangguhan masyarakat di wilayah rawan bencana.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, PLN menggelar kegiatan Sosialisasi, Gladi, dan Simulasi Bencana Gempa Bumi Berpotensi Tsunami serta Banjir Rob di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Januari 2026, ini melibatkan aparat desa serta masyarakat Desa Tablolong dan Desa Lifuleo, dengan pusat kegiatan di Kantor Desa Tablolong. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN sekaligus mendukung Program Desa Siaga Bencana di sekitar PLTU Timor-1 (2×50 MW).
Manager PLN UPP Nusra 3, Agung Triwibowo, menyampaikan bahwa wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki potensi risiko bencana yang cukup kompleks, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, hingga angin kencang, sehingga kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya mitigasi risiko.
“Kita tentu tidak menginginkan bencana terjadi. Namun apabila hal itu terjadi, masyarakat harus siap. Dengan kesiapsiagaan, dampak bencana dapat diminimalkan dan risiko yang lebih besar dapat dihindari,” ujar Agung.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PLN dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam membekali masyarakat dengan pemahaman serta keterampilan menghadapi situasi darurat.
“Hari ini kami bersama BPBD menyelenggarakan sosialisasi dan simulasi kebencanaan. Terima kasih kepada BPBD, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat Tablolong dan Lifuleo yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini,” katanya.
Menurut Agung, program tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendorong terwujudnya desa yang mandiri dan tangguh terhadap bencana, tidak hanya melalui respons darurat, tetapi juga melalui upaya pencegahan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi NTT sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Samuel Halundaka.
Dalam sambutannya, Samuel menegaskan bahwa bencana merupakan realitas yang tidak dapat dihindari, sehingga kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat perlu terus diperkuat secara sistematis.
“Bencana tidak bisa kita elakkan. Oleh karena itu, persoalan kebencanaan tidak boleh dianggap biasa. Diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu menghadapi risiko dengan pendekatan yang tepat,” tegas Samuel.
Ia mengungkapkan bahwa wilayah Tablolong dan Lifuleo memiliki potensi gempa bumi yang dapat berimplikasi pada risiko tsunami, serta ancaman banjir rob akibat pertemuan pasang laut dan curah hujan tinggi, sehingga memerlukan perhatian dan analisis lebih lanjut.
Selain kegiatan sosialisasi dan simulasi, PLN UPP Nusra 3 juga menyalurkan bantuan paket sembako serta perlengkapan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan nyata PLN bagi warga di sekitar wilayah proyek.
Apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut disampaikan oleh warga Desa Lifuleo, Samnat Petrus Mada, yang menilai kehadiran PLN bersama BPBD dan Dompet Dhuafa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberadaan PLTU Timor-1 juga membawa dampak positif bagi kami. Kini listrik tersedia selama 24 jam. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, termasuk dalam penanganan banjir rob dan dukungan terhadap mata pencaharian masyarakat,” ujarnya.
General Manager PLN UIP Nusa Tenggara, Rizki Aftarianto, menambahkan bahwa penguatan kapasitas masyarakat merupakan elemen penting dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi seperti Nusa Tenggara Timur.
“PLN tidak hanya membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga membangun ketangguhan sosial masyarakat di sekitar proyek. Kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan keberlanjutan pembangunan serta keselamatan warga,” ujar Rizki. (adabnewsteam).
Berita Terkait
PLN UIP Nusra Gandeng Politeknik KP Kupang Dorong Peningkatan Produksi Rumput Laut Lewat Metode Seleksi Varietas di Lifuleo
Program Hortikultura PLN UIP Nusra Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Dusun Tantong
PLN dan Pemkab Ngada Mantapkan Sinergi Percepatan Pengembangan PLTP Mataloko
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
PLN UIP Nusra Ambil Bagian Strategis dalam Penandatanganan MoU KR-BNN
PLN UIP Nusra dan Polda NTT Perkuat Sinergi Pengamanan Proyek Strategis Ketenagalistrikan
Jaga Kelestarian Pulau Kelor, PLN UIP Nusra Gelar Aksi Bersih Pantai Peringati Hari Lingkungan Hidup
PLN UIP Nusra Mulai Tahap Uji Tanah, Pembangunan Jalan Akses PLTP Ulumbu Unit 5-6 Resmi Berjalan
Rayakan Idul Adha 1447 H, PLN UIP Nusra Salurkan 18 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing untuk Masyarakat