KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Lembata, Nusa Tenggara Timur, menegaskan komitmen pemberantasan korupsi melalui kegiatan penyuluhan hukum yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kejari Lembata, Selasa (09/12) mulai pukul 09.30 WITA, dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Mengusung tema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat,” penyuluhan ini menjadi momentum Kejari Lembata untuk memperkuat sinergi pencegahan korupsi bersama para pemangku kepentingan lokal, khususnya tokoh agama dan masyarakat yang dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter sosial.
Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, Reden Arie Wijaya Kawedhar, S.H., M.H., menegaskan, pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan kerja bersama seluruh elemen bangsa.
“Korupsi merampas hak rakyat. Upaya pemberantasannya memerlukan kekuatan moral, keteladanan, dan keberanian untuk bersuara. Kami mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai kejujuran dan integritas,” tegas Kajari.
Materi penyuluhan mencakup pemahaman unsur tindak pidana korupsi, jenis-jenis korupsi dalam pengelolaan anggaran publik, mekanisme pelaporan, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi tata pemerintahan yang bersih.
Para peserta yang hadir memberikan respons positif melalui diskusi interaktif. Tokoh agama dan tokoh masyarakat menyampaikan komitmen mereka untuk mendukung gerakan antikorupsi melalui penyampaian pesan moral dalam kegiatan keagamaan maupun forum-forum sosial kemasyarakatan.
Kejaksaan Negeri Lembata berharap kegiatan ini dapat memperluas edukasi publik mengenai bahaya korupsi serta semakin memperkuat gerakan kolektif untuk menjaga integritas, menolak praktik korupsi, dan mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang bersih demi kemakmuran rakyat.
Kegiatan ini ditutup oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Lembata, Moh. Risal Hidayat, S.H., yang juga menandatangani siaran pers resmi penyelenggaraan kegiatan HAKORDIA 2025. (adabnewsteam).




Berita Terkait
Hari Pahlawan 2025 di Lembata: Ketika Anak Muda Menggugat Ketimpangan Sosial dan Iklim yang Tak Lagi Adil
Kiprah Forum Jurnalis Lembata dalam Menyongsong Hari Pers Nasional 2026
Danantara Bersama BUMN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh
Festival Permainan Rakyat Kupang: Saat Anak-Anak Kembali Menemukan Akarnya
Cahaya di Puncak Al Muhajirun
Air Bersih dan Perlindungan Anak: Jejak Panjang Intervensi Plan Indonesia di Lembata
Dari Krisis ke Kemandirian: PLN dan Yayasan Papha Salurkan Air Bersih Tiga Dusun di Desa Nubahaeraka