LEMBATA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lembata, Jumat (12/6/2026) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI, dengan mengusung semangat konsolidasi organisasi dan penataan strategi politik menuju pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah mendatang.
Musda yang diikuti sekitar 200 peserta itu dihadiri unsur penyelenggara pemilu, pimpinan partai politik, organisasi sayap Partai Golkar, kader, serta simpatisan Golkar.
Hadir pula, Herman Hayon, Wasekjen DPP Partai Golkar dan Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Bali-Nusa Tenggara, serta Ketua Bapilu Flores Timur, Lembata dan Alor, Yohanes Derosari.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lembata, Petrus Gero, mengatakan Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.
"Musda ini menjadi forum refleksi untuk menyiapkan langkah-langkah partai ke depan. Siapa yang akan memimpin nantinya akan diputuskan oleh para pemilik hak suara, dan keputusan itu final serta mengikat," katanya dalam konferensi pers.
Petrus Gero mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi membangun Kabupaten Lembata.
Menurutnya, meskipun Golkar berada di bawah Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif 2024, partai berlambang pohon beringin itu tetap mampu meraih posisi Wakil Ketua I DPRD.
Pada Pilkada, Golkar juga berhasil menjadi runner-up. Karena itu, ia optimistis partainya dapat meningkatkan capaian politik pada periode mendatang.
"Mudah-mudahan ke depan Golkar bisa memimpin lembaga legislatif maupun eksekutif. Saya yakin partai ini tetap hidup dan bergerak," ujarnya.
Ia juga mendorong peningkatan dana pembinaan partai politik sesuai ketentuan perundang-undangan sebagai bagian dari penguatan kelembagaan partai.
Bupati Soroti Dampak Program Pemerintah dan Ekonomi Rakyat
Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, dalam sambutannya menegaskan bahwa partai politik yang hebat adalah partai yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pemerintahan yang dipimpinnya bersama Partai NasDem terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi rakyat meskipun di tengah keterbatasan fiskal daerah.
"Kondisi fiskal memang sulit, tetapi kerja tidak boleh ikut efisien. Visi dan misi yang sederhana harus mampu menyentuh langsung kebutuhan rakyat," katanya.
Ia menyebut sejumlah indikator makro ekonomi Kabupaten Lembata pada tahun 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan mengalami penurunan sementara pendapatan per kapita masyarakat meningkat.
Selain itu, Lembata juga memperoleh apresiasi dalam bidang tata kelola pemerintahan dan pelayanan birokrasi. Pemerintah daerah juga baru menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK.
Bupati mengungkapkan bahwa pada 15 Juli 2026 dirinya akan mengikuti program pendidikan dan pelatihan di Singapura bersama sejumlah kepala daerah dari NTT, termasuk dari Manggarai, Flores Timur dan Kota Kupang.
"Semua capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh partai politik dan anggota DPRD," ujarnya.
Soroti Sambut Baru dan Perputaran Ekonomi Umat
Dalam kesempatan tersebut, Petrus Kanisius Tuaq juga menyinggung tradisi Sambut Baru yang menurutnya memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat.
Ia mengaku telah berdiskusi dengan pihak keuskupan mengenai pelaksanaan Sambut Baru agar dapat memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi umat.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan keagamaan dan pesta adat perlu diatur dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.
"Bukan melarang daging dari luar daerah, tetapi bagaimana mengatur agar pertumbuhan ekonomi lokal bisa terjadi," katanya.
Ia menambahkan, sekitar 80 persen masyarakat Lembata masih menggantungkan hidup pada sektor pertanian, peternakan dan perikanan sehingga diperlukan kebijakan yang mampu memperkuat ekonomi rakyat.
Golkar Diminta Dukung Kapal Ro-Ro dan Infrastruktur
Bupati juga meminta dukungan Partai Golkar untuk memperjuangkan peningkatan konektivitas antarpulau melalui kehadiran kapal Ro-Ro yang menjadikan Lembata sebagai homebase untuk melayani rute Lembata, Flores Timur dan Alor.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama ASDP dan berbagai pihak telah melakukan pembahasan terkait rencana tersebut.
"Kami mohon dukungan DPD Golkar agar kapal Ro-Ro bisa segera hadir. Saat ini masih ada kendala angkutan kendaraan karena keterbatasan layanan kapal," ujarnya.
Selain transportasi laut, ia juga berharap dukungan berbagai pihak untuk percepatan pembangunan jalan lingkar Ile Ape yang terdampak bencana Siklon Seroja.
Golkar Tegaskan Sistem Kaderisasi dan Kuota Perempuan
Wasekjen DPP Partai Golkar, Herman Hayon, menegaskan bahwa Golkar merupakan partai yang dibangun melalui sistem kaderisasi yang kuat, bukan bergantung pada figur tertentu.
"Golkar bukan partai figur. Golkar adalah partai sistem. Tidak ada sistem titip-titip. Struktur partai berakar kuat dari daerah hingga pusat selama lebih dari 30 tahun," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, FX Alain Niti Susanto, mengatakan Musda merupakan agenda strategis untuk memilih Ketua DPD II sekaligus memperkuat arah politik partai ke depan.
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam struktur partai. Melalui berbagai organisasi kemasyarakatan yang berafiliasi dengan Golkar, partai terus berupaya memenuhi target keterwakilan perempuan minimal 30 persen.
"Dalam konvensi sebelumnya, banyak anak muda sudah diposisikan masuk ke struktur partai mulai dari tingkat desa hingga DPD II. Keterwakilan perempuan 30 persen menjadi hal yang mutlak," katanya.
Musda VI Partai Golkar Kabupaten Lembata diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat konsolidasi partai sekaligus menjawab tantangan pembangunan daerah menuju target peningkatan perolehan kursi legislatif dan kemenangan pada kontestasi eksekutif mendatang. (adabnewsteam).
Berita Terkait
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat–Sangat Lebat, Lembata Masuk Status Siaga
Gerindra Rayakan HUT dengan Jalan Santai dan Aksi Pungut Sampah
Forum PRB Lembata: Dari Akar Rumput ke Ruang Kebijakan, Sebuah Perjalanan Kolaborasi Kemanusiaan
Jelang Natal, Hair Stylist WKC di Lewoleba Kebanjiran Pelanggan
Somasi Penebangan Pohon Cendana Milik Warga Masuki Tahapan Krusial
Dinilai Berhasil Tekan Angka Stunting, Bupati Lembata Terima Penghargaan Dari Kemenkes RI
Guru di Tengah Gelombang Perubahan—Refleksi dari Puncak Hari Guru Nasional 2025 di Lembata
Melaut Sejak Minggu Sore, Nelayan Balauring Belum Kembali
Panen Raya Jagung Sumo Sakti di Ile Ape, PT SMJ Bangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan
Banjir dan Angin Kencang Di Ile Ape Rusak Jalan dan Ruang Kelas, BPBD Lembata Lakukan Kaji Cepat