SEORANG nelayan asal Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan belum kembali setelah melaut sejak Minggu sore, 11 Januari 2026. Hingga Senin siang, belum diketahui persis keberadaan nelayan tersebut.
Upaya pencarian oleh warga terpaksa dihentikan sementara akibat cuaca yang memburuk.
Nelayan yang dilaporkan hilang itu diketahui bernama Iswan Misdar (35), warga Desa Balauring, berprofesi sebagai nelayan.
Berdasarkan keterangan pemerintah desa, yang diterima Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Lembata, korban berangkat melaut sekitar pukul 16.30–17.00 WITA pada Minggu sore.
“Korban berangkat melaut hari Minggu sekitar jam lima sore. Sampai sekarang belum kembali. Keluarga dan warga sudah berupaya melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil,” ujar Kepala Desa Balauring, Masrubahriman, Senin (12/1/2026).
Pencarian awal dilakukan oleh warga setempat pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Namun, pada pukul 11.23 WITA, upaya pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca di laut memburuk, ditandai dengan angin kencang dan gelombang tinggi.
Pemerintah Desa Balauring telah menyampaikan informasi kejadian tersebut kepada Forum PRB Lembata untuk diteruskan ke Posko Nataru di Pelabuhan Lewoleba.
Di posko tersebut telah bersiaga tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polairud, KPLP, dan Basarnas guna mendukung upaya pencarian dan pertolongan.
“Kami berharap apabila ada masyarakat di wilayah pesisir atau nelayan lain yang menemukan korban atau perahunya, agar segera menginformasikan kepada pemerintah desa untuk diteruskan ke tim pencarian,” kata Masrubahriman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga bersama pemerintah desa terus berkoordinasi dengan instansi terkait, sembari menunggu kondisi cuaca membaik agar pencarian dapat kembali dilanjutkan. (adabnewsteam).
Berita Terkait
Dari Barat sampai ke Timur, Dedikasi dr. Caroline Pimpin RS Bukit Lewoleba untuk Masyarakat Lembata
Panen Raya Jagung Sumo Sakti di Ile Ape, PT SMJ Bangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan
Bedah Mayat Dua Jam, Forensik Temukan Patah Tulang Kepala Jadi Penyebab Kematian Mantan Kades Laranwutun
Wabup Lembata Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih 2025: Langkah Strategis Membangun Fondasi Ekonomi Desa
Nasabah Pertanyakan Akurasi Perhitungan Kredit di BRI, Pengaduan ke APH Tak Kunjung Berbuah Hasil
Gunung Ili Lewotolok Erupsi 59 Kali dalam Sehari, Status Tetap Level II Waspada
Wabup Lembata Buka Bimtek Implementasi OSS-RBA
SMPN 1 Nubatukan Bagi Rapor Semester Ganjil Bagi 689 Siswa
Tarif Angkutan Ekspedisi Disepakati, Operasional Penyeberangan di Lembata Kembali Normal
Bupati Lembata Gaspol Sentra Ternak Bukit Hog, Siapkan Pasar Ekspor Babi ke Timor Leste