ENAM puluh liter lebih miras jenis cap tikus berhasil diamankan Satuan Samapta Polres Banggai dari sebuah kios kelontong milik AR, 60 tahun, yang terletak di Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara, pada Kamis malam, 29 Desember 2022.
Kasat Samapta Polres Banggai AKP Jolly R. Lengkong, SH saat dikonfirmasi membenarkan penyitaan tersebut. Kata Jolly, kegiatan itu dipimpin oleh KBO Samapta Iptu S. Panggabean.
"Ini dalam rangka cipta kondisi ditengah masyarakat, agar tidak melakukan perayaan malam pergantian tahun secara berlebihan atau pun penyakit masyarakat dalam menyambut malam pergantian tahun baru 2023," ungkapnya.
Dari beberapa sumber terpercaya yang berhasil ditemui Banggainesia, kaitan puluhan liter miras tersebut, dikatakan sengaja di siapkan untuk dijual pada malam perayaan tahun baru.
Sementara, dari data yang ada tindak kriminal dan lakalantas sepanjang tahun 2022, didomimasi akibat menegak miras. Olehnya Samapta Polres Banggai, lebih progresif dalam bertindak terhadap peredarannya.
“Hampir setiap tindak pidana atau laka lantas terjadi, pemicunya adalah miras. Sehingga berulang kali saya meminta personil Samapta untuk mengambil Tindakan tegas bilamana masyarakat masih memproduksi dan menjual miras khususnya miras tradisional,” sambung, Jolly.
Dari tangkapan miras di Biak, polisi sedikitnya mengamankan 50 bungkus miras jenis cap tikus, yang setiap bungkus berisi 1,25 liter. Lalu barang haram tersebut langsung diangkut menuju Mako Samapta Polres Banggai menggunakan mobil Patroli.
“Upaya yang kita lakukan ini semata-mata ingin masyarakat merayakan tutup tahun denga naman, khusyuk, dan lancar. Tidak terjadi hal yang buruk akibat mengkonsumsi miras,” pungkas dia.
Berita Terkait
Bupati Lembata Dorong Transformasi Pendidikan di Puncak Hardiknas ke-66 di Buyasuri
Mobil Berplat Merah Kecelakaan Tunggal di Lamahora, Pengemudi Diduga Dipengaruhi Alkohol
Inspektorat Kabupaten Banggai Periksa Oknum Kades Di Kecamatan Kintom
Polres Banggai Gelar Gabungan Kesiapan Pengamanan Natal
ASDP Jajaki Pembukaan Trayek Roro Surabaya–Lewoleba, Pelayaran Perdana Ditargetkan 12 Oktober 2026
Berkah atau Kutukan? Kemajuan Teknologi yang Membawa Kemunduran Diri
Gandeng Kejari Banggai, DISNAKKESWAN Banggai Monev Kelompok Penerima Bantuan
Dinkes Lembata Lakukan Foging di Daerah Endemi DBD
Hidup Bersama Air yang Datang Seminggu Dua Kali: Perjuangan Desa Leuwayan Mengalirkan Asa dari Mata Air Weirawe
Forum Peduli Persebata Buka Donasi, Hari Ketiga Dana Masuk Capai Rp17,9 Juta untuk Kebutuhan Mendesak Tim