Di tengah debur ombak Laut Lembata dan panorama gunung yang memanjakan mata, semangat para pemancing dari berbagai daerah tetap membara hingga akhir gelaran Lembata Fishing Tournament 2026.
Meski target awal panitia sebanyak 50 tim belum tercapai dan hanya diikuti 18 tim, turnamen perdana ini tetap berlangsung meriah dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Menariknya, para pemancing asal Lembata tampil perkasa dengan menyapu bersih podium juara dan menyingkirkan 17 tim lainnya. Pengumuman pemenang dilakukan Minggu, 24 Mei 2026, di Lapangan Harnus oleh tim juri yang terdiri dari Joseph Siantari selaku ketua, serta Jhony Rohi Lodo dan Marloan X. Lolang sebagai anggota.
Juara pertama diraih Emmanuel Toni setelah sukses menaklukkan Tuna Yellowfin seberat 30 kilogram. Ia membawa pulang hadiah Rp75 juta, Piala Bupati, dan piagam penghargaan.
Posisi kedua ditempati Steven Winata asal Lembata dengan hadiah Rp50 juta sekaligus menjadi peraih hadiah utama kategori lainnya.
Penghargaan Kapten Terbaik diberikan kepada Samsul Guhir dari Tim Himalaya Possession Lembata dengan hadiah Rp7 juta.
Sementara Rovinus dari Tim Himalaya Predator Lembata mendapat piagam penghargaan setelah menangkap Tuna Yellowfin seberat 17,6 kilogram.
Namun lebih dari sekadar perebutan juara, turnamen ini menjadi ruang persaudaraan dan promosi wisata bahari Lembata.
Tim-tim dari Bali, Australia, Timor Leste, Kupang hingga Selayar kompak memuji keindahan laut Lembata dan keramahan masyarakatnya.
Ronal dari Tim Nekat Bali menyebut laut dan pegunungan Lembata begitu memikat serta memiliki potensi luar biasa untuk wisata mancing internasional. Tim Australia bahkan menyebut Lembata “super indah dan menantang”, berbeda dengan pengalaman memancing di negara mereka.
Meski belum membawa pulang gelar juara, para peserta mengaku puas dan berharap Lembata Fishing Tournament terus digelar lebih besar dan lebih baik di masa mendatang.
Bagi mereka, Lembata bukan hanya tentang strike ikan, tetapi juga tentang kehangatan warga, laut yang menantang, dan keindahan alam yang sulit dilupakan. (Adabnewsteam).
Berita Terkait
Implementasi ESG Berkelanjutan, PLN UIP Nusra Sabet Dua Penghargaan Platinum di Indonesia Green Awards 2026
Kiper Utama Absen, Persebata Tetap Optimistis Hadapi Gresik United
Pelatih Persebata Soroti Ketidakadilan Wasit Jelang Laga Hidup Mati Kontra Gresik United
Jelang Natal, Ribuan Penumpang Menumpuk di Pelabuhan Lewoleba
Karhutla Tak Tertangani, FPRB Lembata Serukan Damkar Jadi OPD
Plan Indonesia Gelar Bazar Pendidikan di 79 Desa Dampingan Lembata
Kajari Lembata Soroti Dominasi Kasus Lakalantas dan Persetubuhan Anak Sepanjang 2025
PLN UIP Nusra Berdayakan Perempuan Pesisir Lifuleo Melalui Program Desa Eco-Bahari
Forum Peduli Persebata Buka Donasi, Hari Ketiga Dana Masuk Capai Rp17,9 Juta untuk Kebutuhan Mendesak Tim
Forum Peduli Persebata Laporkan Pengumpulan Donasi, Total Terkumpul Rp25,9 Juta