Proses pencarian dua Bocah F (12) dan Z(9) warga Desa Bobo yang terseret arus sungai di Dusun Kura-kura Desa Kapiroe hingga saat ini, Minggu (26/3/2023) masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas dan warga setempat.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Banggainesia, korban F (12) dan Z(9) hanyut terbawa arus sungai saat sedang mandi-mandi bersama beberapa orang temannya.
Tepatnya, di Dusun Kura-kura Desa Kapiroe, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi pada Sabtu (25/3/2023).
Pencarian korban telah dilakukan oleh tim relawan sejak kemarin setelah mendapat laporan warga yang melihat korban terseret arus sungai.
Pencarian sejak hari kemarin hingga hari ini nampaknya belum membuahkan hasil.
Menurut Kapolsek Palolo AKP Hariyadi SH, pencarian korban di hari ke dua ini dimulai sejak pukul 80.00 pagi hingga 13.00 siang.
"Perkembangan sampai hari ini masih nihil. Untuk relawan yang diterjunkan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas dan warga setempat," jelas Kapolsek Palolo AKP Hariyadi saat dikonfirmasi Banggainesia, Minggu (26/3/2023).
Target pencarian korban akan dilakukan dalam 7 hari, dan diharapkan korban segera ditemukan.
Berita Terkait
Hadiri Raker DPC Partai Gerindra, Bupati Lembata Nyatakan Apresiasi dan Dukung Program Presiden Prabowo
Lidi Di Pesta Itu Ternyata Bukan Tusuk Gigi
Pemilik Pabrik Nikel Terbesar Asia Tenggara di Morowali
Dua Remaja Putri Diamankan dalam Kasus Dugaan Peredaran Ganja di Lembata, Satu Orang Jadi Tersangka
Penyebab Tingginya Stunting Di Banggai
Bupati Amirudin Pimpin Upacara Peringatan Hari Patriotik 12 Februari 1942
Bersama JOB Tomori, Pemkab Banggai Laksanakan Bimtek Proklim
OMK dan Sekami Paroki St. Maria Baneux Ramaikan Acara Temu Pisah Pastor Paroki Baneux
Bupati Apresiasi Peran Bank Sampah Kelola Sampah di Lembata
Berkas Kasus Kekerasan Terhadap Anak Di Banggai Dilimpahkan Ke Kejaksaan