LEWOLEBA, 19 Juni 2026 – Bank Sampah Cahaya Agate menggelar Misa Syukur atas perjalanan pelayanannya dalam menjaga lingkungan hidup di Kabupaten Lembata, Jumat (19/6/2026).
Perayaan Ekaristi yang berlangsung di lokasi Bank Sampah Cahaya Agate dipimpin oleh Pater Frans Soo, SVD dan dihadiri Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq. Tampak pula Kepala Dinas DLH, Kristianus Rimbaraya, anggota DPRD Lembata, Lorens Karangora dan David Vigis, bersama para sukarelawan serta masyarakat.
Dalam homilinya, Pater Frans Soo mengajak seluruh sukarelawan untuk meneladani semangat pelayanan Yesus Kristus.
Ia mengawali refleksinya dengan mengisahkan suasana Perjamuan Malam Terakhir ketika para murid Yesus berdebat tentang siapa yang terbesar di antara mereka.
“Ketika para murid berbicara tentang kedudukan dan siapa yang terbesar, Yesus justru mengajarkan bahwa Ia hadir di tengah mereka sebagai pelayan. Yesus memberi teladan dengan membasuh kaki para murid-Nya,” kata Pater Frans.
Menurutnya, pada zaman Yahudi, membasuh kaki merupakan pekerjaan seorang hamba. Namun tindakan itu justru dilakukan oleh Yesus sebagai tanda kerendahan hati dan pelayanan yang tulus kepada sesama.
“Perbuatan membasuh kaki menjadi inspirasi bagi dunia untuk melayani seperti Kristus. Di tempat-tempat publik kita dapat melihat bagaimana orang melayani dengan hati, terutama mereka yang miskin, kecil, dan mengalami kesulitan,” ujarnya.
Pater Frans menilai semangat itulah yang tercermin dalam kehadiran Bank Sampah Cahaya Agate.
Selama tujuh tahun terakhir, kelompok sukarelawan tersebut telah mengabdikan diri dalam pelayanan lingkungan hidup di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata dan melayani tujuh kelurahan di wilayah Kota Lewoleba.
Ia juga mengapresiasi peran pasangan suami-istri, Ama Gate dan Ina Letek dari Ataili, yang telah mengolah kawasan tersebut menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Mereka menjadikan tempat ini terang dan motivasi untuk menjaga tanah Lembata. Tempat ini menjadi ruang yang nyaman untuk bekerja dan membangun persaudaraan,” tuturnya.
Dalam refleksinya atas Bacaan Pertama, khususnya Filipi 2:2-5, Pater Frans mengingatkan pentingnya memiliki pikiran dan perasaan yang sama seperti Kristus.
“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Kristus Yesus. Kerendahan hati, kasih, pengorbanan, kerukunan, dan persaudaraan adalah dasar hidup orang beriman,” katanya.
Ia mengakui bahwa pekerjaan mengelola sampah bukanlah tugas yang mudah. Para sukarelawan setiap hari harus berhadapan dengan berbagai jenis sampah yang sering kali dianggap kotor dan menjijikkan oleh banyak orang.
“Pekerjaan ini membutuhkan orang-orang yang memiliki semangat seperti Tuhan Yesus. Perlu kekompakan, kerukunan, kerelaan berkorban, dan kerendahan hati. Dengan perasaan yang sama seperti Kristus, semua pekerjaan dapat dilakukan dengan sukacita dan cinta kasih,” ujarnya.
Pater Frans juga memberikan penghargaan kepada para sukarelawan Bank Sampah Cahaya Agate yang secara konsisten meluangkan waktu sekitar 2,5 jam setiap hari untuk melayani masyarakat dan menjaga kebersihan lingkungan.
Mengakhiri homilinya, ia mengajak seluruh anggota Bank Sampah Cahaya Agate untuk terus menjadikan kerendahan hati sebagai dasar pelayanan.
“Kristus berkata, ‘Aku hadir di tengah kamu sebagai pelayan.’ Karena itu, jagalah agar kerendahan hati selalu menjadi dasar pelayanan kita, sehingga apa yang dilakukan sungguh membawa sukacita bagi sesama dan bagi tanah Lembata yang kita cintai,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu pula, Pater Frans memberkati seluruh kendaraan dan peralatan yang digunakan dalam bekerja. (Adabnewsteam).
Berita Terkait
Bupati Lembata Ajak Warga Jaga Laut Lewat Tradisi Muro
Survei Ungkap Pengetahuan Soal HIV/AIDS Cukup Tinggi, Namun Sikap Pencegahan Masih Kontradiktif
Gunung Ili Lewotolok Erupsi 59 Kali dalam Sehari, Status Tetap Level II Waspada
SMPN 1 Nubatukan Bagi Rapor Semester Ganjil Bagi 689 Siswa
Damkar Goes to School, Upaya Dini Penanggulangan Kebakaran di Lembata
Wabup Lembata Buka Bimtek Implementasi OSS-RBA
RS Bukit Datangkan Dokter Spesialis, Optimistis Tingkatkan Layanan Kesehatan di Lembata
Ketika Jurnalis Lembata Memilih Bahasa yang Melindungi Anak
Gerindra Rayakan HUT dengan Jalan Santai dan Aksi Pungut Sampah
Laka di Kedang, Carry Terbalik, Pemotor Terpental Keluar Badan Jalan