Lewoleba, NTT – PERUSAHAAN Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur mengumumkan adanya gangguan distribusi air bersih bagi pelanggan di wilayah Kota Lewoleba dan sekitarnya.
Gangguan tersebut terjadi sejak Sabtu siang, 29 Maret 2026, akibat kerusakan pipa pada sumber mata air Waiplating 1. Pipa dilaporkan patah di lokasi Waimean, Desa Nubamado, yang disebabkan oleh longsor dan pohon tumbang.
Akibat kerusakan tersebut, aliran air ke pelanggan mengalami hambatan karena air belum dapat mengalir hingga ke reservoir.
Tim teknis PDAM telah melakukan upaya perbaikan dan saat ini masih melakukan penelusuran jaringan untuk memastikan titik kerusakan lainnya.
Direktur PDAM Kabupaten Lembata, Lambertus Ola Hara, ST, dalam pengumuman resminya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan layanan yang terjadi. Ia juga meminta pengertian masyarakat mengingat kejadian tersebut dipicu oleh faktor alam di luar dugaan.
“Upaya perbaikan terus dilakukan oleh tim teknis agar distribusi air dapat segera kembali normal,” demikian disampaikan dalam pengumuman tertanggal April 2026.
PDAM berharap masyarakat dapat bersabar hingga proses perbaikan selesai dan layanan air bersih kembali pulih. (adabnewsteam).
Berita Terkait
Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, Dan Hasil Laut NTT
Wabup Lembata Buka Bimtek Implementasi OSS-RBA
Rampingkan Postur Birokrasi, Pemda Lembata Tekan Belanja Pegawai
Ayo Tanam Buah, SPPG Lewoleba Tengah dibawa Yayasan Bintang Olimpic Indonesia Mulai beroperasi
Satu Bulan Tak Beroperasi, Embarkasi dan Debarkasi KMP Fery Pindah Ke Pelabuhan Laut Lewoleba
PLAN Atasi Kesulitan Air lebih dari Dua Dekade di Lamau
Letusan Gunung Ili Lewotolok Tercatat 466 dalam Sehari, Wilayah Timur Lembata Terdampak Abu Vulkanis
Kapolres Lembata: KUHAP Baru Lebih Berimbang, Buka Peluang Restorative Justice
Responsif, Kontraktor Langsung Perbaiki Ruas Jalan Lamalera–Puor yang Disorot DPRD
Horeeee...Pekan Depan PPPK Bisa Gajian