adabnews.com
WAKIL Bupati Lembata, Muhamad Nasir, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Pengawasan Berbasis Risiko melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) di Ballroom Olympic, Senin 24 November 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam mengimplementasikan perizinan berusaha berbasis risiko dan memenuhi kewajiban pengawasan sesuai peraturan yang berlaku.
Bimtek ini diikuti oleh 120 peserta, terdiri dari pelaku usaha dan calon pelaku usaha yang akan mengurus perizinan berusaha.
Wakil Bupati kabupaten Lembata, Muhamad Nasir menekankan, penerapan OSS-RBA merupakan bagian dari reformasi besar untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Manfaatkan Bimtek ini sebagai momentum perubahan menuju pelayanan perizinan yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Bimtek ini menghadirkan 4 narasumber, yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Praktisi OSS-RBA, dan Konsultan Perizinan dan Kepatuhan Usaha.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami kewajiban administrasi dan teknis sesuai ketentuan, serta meningkatkan wawasan dan pemahaman dalam menghadapi regulasi berbasis risiko.(adabnews/Prokompim Lembata)
Berita Terkait
Pemda Lembata Pacu Percepatan Kinerja OPD Awal 2026, Realisasi PAD 2025 Capai 88,49 Persen
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat–Sangat Lebat, Lembata Masuk Status Siaga
Kapolres Lembata: KUHAP Baru Lebih Berimbang, Buka Peluang Restorative Justice
Jelang Natal, Hair Stylist WKC di Lewoleba Kebanjiran Pelanggan
Bupati Lembata Ajak Warga Jaga Laut Lewat Tradisi Muro
Pemilik Pohon Cendana Layangkan Somasi, PLN Dituntut Ganti Rugi 120 Juta
Rampingkan Postur Birokrasi, Pemda Lembata Tekan Belanja Pegawai
Kinerja Bank NTT Lembata Makin Meragukan, Dana Kredit dan Blokir Cair Tanpa Sepengetahuan Nasabah
Kebijakan Penataan Dinilai Memberatkan UMKM, PLT Camat Nubatukan Tegaskan Tetap Jalan
Melaut Sejak Minggu Sore, Nelayan Balauring Belum Kembali