adabnews.com
WAKIL Bupati Lembata, Muhamad Nasir, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Pengawasan Berbasis Risiko melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) di Ballroom Olympic, Senin 24 November 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam mengimplementasikan perizinan berusaha berbasis risiko dan memenuhi kewajiban pengawasan sesuai peraturan yang berlaku.
Bimtek ini diikuti oleh 120 peserta, terdiri dari pelaku usaha dan calon pelaku usaha yang akan mengurus perizinan berusaha.
Wakil Bupati kabupaten Lembata, Muhamad Nasir menekankan, penerapan OSS-RBA merupakan bagian dari reformasi besar untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Manfaatkan Bimtek ini sebagai momentum perubahan menuju pelayanan perizinan yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Bimtek ini menghadirkan 4 narasumber, yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Praktisi OSS-RBA, dan Konsultan Perizinan dan Kepatuhan Usaha.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami kewajiban administrasi dan teknis sesuai ketentuan, serta meningkatkan wawasan dan pemahaman dalam menghadapi regulasi berbasis risiko.(adabnews/Prokompim Lembata)
Berita Terkait
Tim Damkar Gerak Cepat Padamkan Karhutla, Titik Hotspot di Lembata 2.367 Ha
Berburu Sinyal Di Pelosok Atadei Demi TKA
Tiket Internasional Lamaholot Festival Mulai Dijual, Pengunjung Berpeluang Dapat Sepeda Listrik
Jaga Stabilitas Harga, ASN Lembata Wajib Pesan Beras Lewat Pelni Mart Mulai Januari 2026
Penambahan CPNSD dan PPPK Jadi Beban Daerah, Lembata Butuh Investasi untuk Perkuat Fiskal
Bupati Lembata Gaspol Sentra Ternak Bukit Hog, Siapkan Pasar Ekspor Babi ke Timor Leste
Workshop Diseminasi Hasil Survei Kekerasan dan Bullying di Satuan Pendidikan di Lembata
MBG Sedot Angaran Jumbo, DPRD Soroti Banyak Sekolah Rusak di Lembata
Dibalik Nyala Obor Toleransi NKRI Yang Disulut Bupati Kanis Tuaq
Pengadaan Sapi Kurban Bantuan Presiden Dari Luar Lembata Dinilai Rugikan Peternak Lokal