Jaga keamanan dan ketertiban jalannya aksi solidaritas mengumpulkan koin oleh Fraksi (Front Aksi Rakyat Sipil) di simpang empat lampu merah, Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai.
Hal tersebut dilakukan Polres Banggai sebagai upa .ya untuk memberikan jaminan keamanan dlan ketertiban kepada para peserta aksi baik untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas maupun ancaman pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dalam aski solidaritas mengumpulkan 1000 koin untuk petani sawit yang di diskriminasi oleh PT. Sawindo Cemerlang melibatkan sekitar 20 massa.
“Alat peraga yang massa aksi gunakan yakni mega phone, baliho, Pamflet bertuliskan terkait permasalahan petani sawit,” ungkap Kasi Humas Polres Banggai Iptu Al amin S. Muda kepada awak media.
Ia menjelaskan, pengawalan dan pengamanan tersebut merupakan salah satu tugas pokok Polri untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pengamanan dan pengawalan aksi solidaritas dengan jumlah 60 personel ini kita tetap mengedepankan upaya persuasif dan humanis,” jelasnya.
Pada kesempatan itu juga, kata Amin, pihaknya mengimbau agar para massa aksi solidaritas tetap menjaga keamanan dan ketentraman, serta diharapkan bekerjasama dengan pihak kepolisian.
“Mereka juga diimbau agar melakukan aksi solidaritas dengan tidak menggangu ketertiban umum," tutupnya.
Berita Terkait
Pencuri Tabung Gas di Sayambongin Dihajar Warga
Hadapi Gresik United, Persebata Turunkan Skuad Terbaik di Laga Malam Ini
Meriah, Ini Hasil Lomba Hardiknas Tingkat Kecamatan Nubatukan 2026
Modus Jual Beli Rekomendasi BBM Subsidi Diduga Untungkan Segelintir Birokrat di Lembata
PLAN Atasi Kesulitan Air lebih dari Dua Dekade di Lamau
Pembayaran Ganti Rugi Rampung, PLN UIP Nusra Siap Lanjutkan Pembangunan Akses Jalan PLTP Ulumbu Unit 5
Polisi Sita Puluhan Liter Cap Tikus di Toili Barat
Program Electrifying Agriculture PLN UIP Nusra Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani Desa Lungar
Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100% Pascabencana
Ete A Po Pori: Ketika Enam Suku Memohon Restu Alam untuk Muro di Todanara