PULUHAN warga Kelurahan Lamo, Kecamatan Batui, kembali melakukan aksi pemalangan jalan utama buntut protes pemadaman listrik di wilayah itu, Sabtu malam, 15 April 2023.
Aksi dimulai sekitar pukul 21.21 WITA.
Akibat aksi blokade ini puluhan kendaraan roda empat macet mengular dari dua arah. Para peserta aksi hanya meloloskan roda dua saja.
Beberapa kali terdengar suara tiang listrik dipukul dengan batu. Tampak warga semakin banyak terkonsentrasi di jembatan penghubung, mereka mengaku geram akibat sering terjadi pemadaman selama bulan ramadan.
Pihak PLN melalui kantor jaga dalam group info PLN Batui menyebut pemadaman disebabkan gangguan jaringan di jalan lingkar Desa Uso sampai dengan Uling, Sistim Luwuk.
Informasi ini juga melampirkan data Command Center 10 Toili, Phasa-S-Fault.
Menurut salah satu sumber dilokasi aksi, blokade baru akan dibuka apabila listrik kembali normal menyala.
Pukul 22.10 WITA, sekalipun lampu telah menyala tapi tak serta merta blokade dibuka. Kepolisian Sektor Batui terus berupaya membujuk warga untuk segera membuka akses. Namun, warga menuntut jaminan kepastian jika tak akan lagi terjadi pemadaman.
Hingga berita ini diturunkan Kapolsek Batui, Iptu Andriyansah masih berada dilokasi sembari terus berupaya memberikan pemahaman kepada sejumlah orang perwakilan aksi. Dia meminta agar blokade segera dibuka mengingat lampu sudah menyala.
Blokade baru dibuka sekitar pukul 22.33 WITA.
Berita Terkait
Puluhan Liter Cap Tikus Diduga Stok Perayaan Tahun Baru Berhasil Diamankan Polisi
Akses Air Bersih di Kawasan PLTP Ulumbu, PLN Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Isak Tangis Ribuan Umat Iringi Pemakaman Romo Marno di Lewoleba
Gerak Cepat Danramil 01 Dan Kapolsek Luwuk Merespon Laporan Warga
Fiskal Daerah Terbatas, Pemkab Lembata Cari Terobosan Maksimalkan Potensi Ekonomi
Pelatihan Mendalan IM Service 2 Resmi Dibuka, Dinas Pendidikan Lembata Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi
Dukung Ekonomi Lokal, PLN UIP Nusra Hadirkan Teknologi Pengolahan Kopi untuk Petani Wewo
Walhi Sulteng Tegas Minta Penghentian Aktivitas GNI Menyusul Bentrok TKA dan TKI
Dari Barat sampai ke Timur, Dedikasi dr. Caroline Pimpin RS Bukit Lewoleba untuk Masyarakat Lembata
Gandeng Kejari Banggai, DISNAKKESWAN Banggai Monev Kelompok Penerima Bantuan